Di era serba digital saat ini informasi sangat mudah dicari, oleh karena itu informasi menjadi banyak di internet dan terjadi persaingan informasi, agar informasi kita dapat di lirik oleh pelanggan tentu hal yang kita tulis mestilah menarik dan lain daripada yang lain.

Mengutip dari karya Haryo Nurtiar, copywriting terdiri dari 2 kata: yaitu copy dan writing. Copy adalah teks pemasaran yang biasa kita lihat pada iklan, billboard, dan sebagainya. Sedangkan writing yakni kegiatan menulis. Copywriting ini berupa kegiatan menulis teks pemasaran untuk calon pelanggan agar melakukan tindakan sesuai dengan goals yang ingin dicapai dari suatu iklan atau campaign.

Kamu harus tau pentingnya Copywriting, jika kamu ingat ingat Kembali pastinya kamu pernah membeli suatu produk karena melihat iklanya yang menarik, itulah peran Copywriting yang berfungsi untuk menarik calon pelanggan, nah agar kita dapat membuat copywriting yang baik tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu bagian-bagian Copywriting.


1. Judul (Headline)

Ini adalah bagian terpenting dan sering kali menjadi hal pertama yang dilihat calon pelanggan. Tujuannya adalah untuk segera menarik perhatian dan membuat mereka ingin tahu lebih banyak. Judul harus singkat, padat, dan jelas. Penggunaan font yang besar dan mencolok sangat disarankan.

2. Subjudul (Subheading)

Bagian ini bersifat opsional, tapi sangat berguna untuk menjembatani judul dengan isi poster. Subjudul bisa memberikan konteks tambahan atau memperjelas pesan dari judul yang sudah ada.

3. Isi (Body Copy)

Ini adalah bagian yang memuat informasi lebih detail tentang apa yang kamu tawarkan. Di sini, kamu bisa menjelaskan nilai atau manfaat dari produk, layanan, atau acara yang dipromosikan. Penulisan isi harus ringkas dan mudah dipahami, karena audiens poster cenderung tidak punya banyak waktu untuk membaca tulisan yang panjang.

4. Ajakan Bertindak (Call to Action / CTA)

CTA adalah kalimat yang secara langsung mengajak audiens untuk melakukan sesuatu. Ini adalah tujuan akhir dari poster. Kata-kata yang digunakan harus persuasif dan to-the-point, seperti "Beli Sekarang," "Daftar di Sini," atau "Kunjungi Situs Kami." CTA harus menonjol dan mudah ditemukan.

5. Logos,Slogan Atau Tagline (Opsional)

Slogan atau tagline adalah frasa pendek yang unik dan mudah diingat. Ini merepresentasikan brand atau kampanye tertentu. Penggunaannya membantu audiens mengasosiasikan pesan poster dengan brand kamu.

Setelah mengetahui bagian-bagian Copywriting kamu akan lebih mudah untuk bisa membuat Copywriting kamu sendiri, agar kamu lebih mudah memahaminya,  berikut adalah contoh bagian copywriting dalam media digital poster.

 

Indomie HYPEABIS (Photo by Grid.ID)


1. Headline “GEPREKNYA HYPEABIS!”

Ini adalah bagian dari headline atau judul utama yang langsung menarik perhatian. Penggunaan kata "hypeabis" adalah strategi yang cerdas. Kata ini bersifat kekinian, informal, dan langsung menciptakan kesan bahwa produk ini sangat populer, viral, dan disukai banyak orang khususnya anak muda. Penggunaan huruf kapital dan efek 3D membuatnya sangat menonjol.

2. Subheading "Rasa Ayam Geprek" 

Bagian "Rasa Ayam Geprek" yang ada pada kemasan produk bisa dianggap sebagai subjudul atau penjelasan singkat dari varian rasa.

3. Isi/body copy “Gambar Produk dan Visual Makanan”

Poster ini mengandalkan visual sebagai bagian utama dari "isi." Tampilan mi goreng yang dicampur dengan sambal geprek, irisan mentimun, dan telur mata sapi yang diletakkan di atas cobek sangat menggugah selera. Ini memberikan gambaran yang jelas tentang rasa dan pengalaman yang akan didapat konsumen.

4. Ajakan bertindak "COBAIN GEPREK PERTAMA DARI INDOMIE” dan "EKSKLUSIF"

Ini adalah CTA yang sangat efektif. Kata "Cobain" bersifat mengajak dan tidak terlalu memaksa. Frasa "pertama dari Indomie" menciptakan rasa penasaran dan urgensi, seolah-olah ini adalah inovasi yang harus segera dicoba apalagi ditambah ada kata Eksklusif menciptakan kesan bahwa produk ini spesial dan terbatas.

5. Logo dan Slogan “Indomie dan Indofood”

Logo brand pada kemasan produk sangat penting untuk membangun brand recognition Serta menunjukkan kredibilitas dan kualitas dari produk.

kesimpulanya Poster ini adalah Poster yang sangat modern dengan copywriting yang ciamik dan kekinian sehingga menarik untuk menggaet calon pelanggan.


Itu tadi adalah Pengertian Copywriting dan bagian-bagiannya serta contoh penerapan Copywriting dalam poster iklan komersial yang sering kita jumpai, semoga setelah mengetahui bagian-bagian Copywriting, kamu dapat membuat copywriting kamu sendiri dengan lebih baik dan benar.