Setelah merge storage (tidak wajib) tentu agar tidak menuh menuhin internal perangkat kita bisa install docker ataupun aplikasi CasaOs ke eksternal storage baik hdd maupun ssd,bagaimana caranya? gini caranya!
1. buka terminal
2. cek dulu ssd/hdd kita ada di directory apa dengan comand berikut!
df -h
punya saya ada di /media/devmon/sda1-usb-2.5_128G_B_23567 jadi setiap saya menulis ini silahkan ganti ke directory anda
3. setelah mengetahui directori kita ketik comand berikut!
cd /media/devmon/sda1-usb-2.5_128G_B_23567
enter
systemctl stop docker
enter
systemctl stop docker.socket
enter
4. selanjutnya kita copy semua docker dan pindahkan ke direktory kita tadi menggunakan Comand berikut!!
rsync -aP /var/lib/docker/ /media/devmon/sda1-usb-2.5_128G_B_23567
lalu tunggu sampai proses berhasil
5. setelah berhasil kita cek menggunakan comand berikut!
ls
enter
cd docker
enter
ls
enter
tanda berhasil jika muncul container,image,volumes dan lain lain tandanya berhasil di copy ke directory baru
6. lalu ketikan comand berikut!
cd
enter
clear
enter
7. selanjutnya kita akan membuat daeomon json dengan comand berikut
nano /etc/docker/daemon.json
enter
{
"data-root": "/media/devmon/sda1-usb-2.5_128G_B_23567"
}
lalu keluar dari json dengan klik di keyboard shortcut berikut!
ctrl x yes enter
8. lalu mulai ulang docker dengan ketik comand berikut!!
systemctl start docker
enter
docker info | grep "Docker Root Dir"
9. Jika sukses maka Docker Root Dir nya akan bergantimenjadi directory hdd/ssd kita
Lalu tentu kita ingin directory ini tetap ter mount meskipun Casa Os nya kita restart ataupun ssd/hdd nya kita cabut,yang harus kita lakukan agar directory yang telah kita atur tadi menjadi permanen adalah dengan cara berikut!
1. Dapatkan UUID baru partisi Anda:
Apa itu UUID? UUID (Universally Unique Identifier) adalah pengenal unik yang diberikan ke setiap partisi. Ini lebih baik digunakan daripada nama perangkat seperti /dev/sda1 karena nama perangkat bisa berubah jika Anda menambahkan atau menghapus drive lain, sedangkan UUID akan tetap sama
Silahkan konfirmasi UUID /dev/sda1 Mengapa perlu dikonfirmasi lagi? mengonfirmasi lagi dengan blkid adalah praktik yang baik untuk memastikan Anda memiliki UUID yang benar dan terbaru.Masukan perintah berikut:
sudo blkid /dev/sda1
Setelah anda melakukan perintah di atas akan ada output seperti ini f9aebb51-3cb3-4daa-9602-ccfc1624a598 Ini adalah UUID yang akan Anda gunakan di langkah selanjutnya.
2. Masuk ke menu nano menggunakan comand berikut
sudo nano /etc/fstab
3. Setelah nano terbuka, gunakan tombol panah bawah untuk gulir ke bagian paling bawah file.
Tambahkan baris berikut di baris baru terakhir. PASTIKAN Anda mengganti UUID_ANDA_YANG_BARU dengan UUID yang sudah Anda salin contoh disini uid disk /dev/sda1 saya adalaah (f9aebb51-3cb3-4daa-9602-ccfc1624a598). jadi anda bisa menambahkan baris dengan struktur seperti berikut
UUID=f9aebb51-3cb3-4daa-9602-ccfc1624a598 /media/devmon/sda1-usb-2.5_128G_B_23567 ext4 defaults 0 0
Penjelasan bagian-bagian baris ini:
UUID=f9aebb51-3cb3-4daa-9602-ccfc1624a598: Ini memberitahu sistem partisi mana yang akan dipasang.
/media/devmon/sda1-usb-2.5_128G_B_23567: Ini adalah titik pemasangan (mount point), yaitu direktori tempat SSD akan diakses.
ext4: Ini adalah tipe sistem file dari SSD Anda.
defaults: Ini adalah opsi standar yang mencakup beberapa pengaturan umum seperti membaca/menulis, eksekusi, dll.
0: Ini adalah opsi untuk dump, biasanya tidak digunakan lagi untuk sistem file modern, jadi biarkan 0.
0: Ini adalah opsi untuk fsck (file system check). Nilai 0 berarti jangan periksa sistem file saat boot. Untuk partisi data seperti ini, 0 sudah cukup.
Setelah yakin penulisanya sudah benar silahkan simpan dan keluar menu nano dengan klik
ctrl+o
enter
ctrl+x
4. PENTING!! Uji konfigurasi fstab Anda tanpa me-reboot:
Mengapa ini penting? Ini adalah langkah krusial untuk mencegah masalah saat server Anda boot. Jika ada kesalahan dalam penulisan file /etc/fstab (misalnya salah ketik UUID, mount point, atau opsi), sistem Anda mungkin tidak bisa boot sama sekali setelah restart. Perintah ini akan mencoba memproses semua entri di fstab dan menunjukkan error jika ada, sebelum Anda me-reboot.
sudo mount -a
Yang harus Anda lakukan: Jalankan perintah di atas.
Jika tidak ada output setelah menjalankan perintah ini, berarti konfigurasi fstab Anda benar. Ini adalah hasil yang diharapkan.
Jika ada pesan error, itu berarti ada masalah dengan baris yang Anda tambahkan atau baris lain di /etc/fstab. Anda harus kembali ke langkah 2 (sudo nano /etc/fstab), perbaiki kesalahannya, simpan, dan coba sudo mount -a lagi sampai tidak ada error.
5.Setelah semuanya sukses silahkan restart casa os nya menggunakan comand berikut!
sudo systemctl restart casaos
SSD pun akan termount secara permanent dan resiko kehilangan konfigurasi direktori root menjadi kecil,bagi agan-agan yang masih bingung,ataupun sudah berhasil silahkan tinggalkan komentar,karena komentar yang anda tinggalkan akan berguna bagi komunitas.
No comments
Post a Comment